Home / Ilmu Teknologi Peternakan / Bagaimana Memilih Kosentrat Pedet Sapi

Bagaimana Memilih Kosentrat Pedet Sapi

Bagaimana Memilih Kosentrat Pedet Sapi

Kosentrat pedet atau yang dikenal dengan (Calf Stater) merupakan istilah yang digunakan mengevaluasi pakan ternak pada pedet, bagaimana sistem pencernaan pedet dan bagaimana sebaiknya memberi pakan pada pedet.

Calf Starter (kosentrat pedet) biasanya dianggap tidak penting oleh peternak, padahal kita mengetahui bahwa kebutuhan nutrisi dan sistem pencernaan pada pedet (anak sapi) dan sapi dewasa sangat berbeda. Oleh karena itu, kosentrat yang diberikan ke pedet seharusnya berbeda dengan kosentrat sapi dewasa.

Pedet sapi sangat rentan mengalami diare yang diakibatkan oleh berbagai macam hal. Hal ini bisa terjadi karena pedet makan mengkonsumsi jumlah protein yang terlalu tinggi atau banyak, bisa juga dengan nutrisi yang tidak bisa dicerna, bisa juga dengan coccidia, bisa juga karena bakteri E.Coli dan sebagainya. kita mengetahui jika berbagai macam gangguan kesehatan yang dialami pedet dapat mengakibatkan resiko kematian pada pedet.

bagamana memilih kosentrat pedet sapi

Kita harus mengerti bahwa penyebab terbesar setelah lemahnya daya tahan tubuh karena kekurangan kolestrum(susu awal sapi) dari induk sapi, pakan yang keliru dan tempat tidurnaya pedet(Bedding) yang lembab dan kootor.  Jadi jangan anggap remeh dengan kosentrat atau pakan pedet.

baca juga : pemeliharaan pedet sapi

Jadi Bagaimana memilih kosentrat pedet sapi yang baik?:

  1. Nutrisinya harus seimbang dan berserat cukup. kadar protein kasar(PK) normanya yaitu 20-20%.
  2. Sebaiknya berbentuk pellet agar tidak gampang terhirup masuk hidung, dan saluran nafas. Pedet mesti dilatih mengunyah dengan baik dan pelet sangat membantu signifikan.
  3. Sebaiknya sudah mengandung antijamur, karena jamur pada pakan akan menghasilkan aflotaksin(racun dari jamur) dan akan menghambat pertumbuhan pedet.
  4. Sebaiknya mengandung coccidiostat, untuk menghentikan pertumbuhan coccidia sebagai salah satu penyebab diare.
  5. Tidak menggunakn bahan yang ukuran partikelnya tidak seragam atau susah dicerna (semacam kopra kasar atau sejenisnya) karena jika susah dihancurkan justru merusak filir rumen.
  6. Jika masih berbentuk mash grain yang belum dipellet , bisa ditambah molases supaya tidak berhamburan seperti debu.

Artikel bagaimana memilih kosentrat pedet ini kami kutip dari fb. jago ruminansia bersama drh. Dedy Fachruddin. smoga bermanfaat.

About admin

Check Also

fermentasi ampas tahu - ampas tahu kering

Fermentasi Ampas Tahu, Ampas Kelapa, Ampas Bir, Onggok Singkong

FERMENTASI AMPAS TAHU, AMPAS KELAPA, AMPAS BIR, ONGGOK SINGKONG DLL Agar dapat dipakai untuk menggantikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *