Penyakit Kembung Pada Kambing

Kondisi cuaca yang silih berganti, musim hujan dan musim kemarau, sering mengakibatkan munculnya Penyakit kembung pada kambing. Penyakit ini dikarenakan dalam perutnya banyak terdapat angin. Biasanya pada kambing terjadi disebabkan adanya pencernaan yang terganggu oleh pakan dalam lambung kambing yang mengalami proses fermentasi yang berlangsung cepat dari biasanya.

Penyakit kembung pada kambing awalnya muncul akibat pakan yang memiliki gas, bila makan pada saat tertentu. Contohnya:

  • Kambing makan sumber pakan yang masih banyak memiliki kandungan air.
  • Kambing makan rumput, tanaman, pohon yan masih muda.
  • Kambing makan pakan hijauan yang berasal dari kacang-kacangan, bijian-bijian yang digiling halus dalam bentuk tepung,
  • Tanaman, atau tumbuhan yang ditaman kemudian diberi pupuk urea. Jika kambing yang mengalami kembung, dan mengeluarkan buih, biasanaya pakan yang dimakan adalah banyak memiliki kandungan saponin, semacam zat yang berbuih, seperti yang terdapat pada sabun.
  • Bisa juga disebabkan oleh kambing dalam keadaan bunting, kekurangan darah, lagi sakit, badan lemas, ataupun kambing sedang dalam proses penyembuhan dari sakit.

Gas dari pakan yang menyebabkan kambing kembung berasal dari aktivitas fermentasi yang terjadi pada perut besar (rumen). Aktivitas fermentasi ini tidak seperti biasanya, sehingga gal dalam rumen tidak dapat keluar dengan cepat. Sehingga banyak gas yang terperangkat dalam perut. Gas yang muncul ini antara lain: gas methana, KarbonDioksida(CO2), dan lain-lain. Gas-gas inilah yang mengakibatkan kambing mengalami penyakit kembung.

penyakit kembung atau bloat pada kambing

Gejala Penyakit Kembung Pada Kambing.

  • Kambing sakit, akan merasa sulit untuk bernapas, gelisah, dan kambing banyak diam.
  • Biasanya akan keluar cairan bewarna bening pada hidung kambing.
  • Bagian yang mengalami kembung, bagian kiri, bila diketuk-ketuk dengan jari tangan, seperti bunyi bedug, bola kosong
  • Punggung kambing dalam keadaan memungkuk, nada denyut jantungnya akan semakin lemas.
  • Kambing mengembek atau mengerang dengan suara keras.
  • Kambing akan bernapas dengan mulutnya.
  • Pada saat terlentang atau terbaring, kambing akan menjulurkan lehernya, untuk mengeluarkan angin.
  • Pada tahap kritis, kambing akan terjatuh, dan akan susah untuk kembali bangun, jika hal ini dibiarkan, dan tidak segera diambil tindakan, kambing akan mati.

Pengendalian:

Kembung yang tidak berat, biasanya akan sembuh tanpa diobati, khususnya jiak ternak daapt beraktivitas (bergerak/jalan-jalan), dan kentut. Penyakit kembung yang parah pada kambing, biasanya karena kambing kurang bergerak.

Untuk menghindari penyakit ini, alangkah baiknya jangan membiarkan kambing terlalu lapar, dan jangan memberikan pakan kambing yang dapat mengakibakan kembung. Seperti pakan hijauan jenis kacang-kacangan agar diberikan sekitar 50% dari jumlah pakan. Kambing sebelum dikasih pakan hijauan sebaiknya diberikan dulu hay( jerami kering atau rumput kering). Sumber pakan tersebut dapat mempertahankan gerak penyusutan rumen dengan normal.

Kita sebagai peternak, jangan memberikan pakan hiajaun yang masih muda, banyak memiliki kandungan air karena hujan atau embun pagi. Jadi berikanlah pakan hijauan yang sudah kering. Hindari pemberian pakan yang mengakibatkan proses fermentasi berlangsung cepat. Seperti kol, lobak, dan wortel. Namun jika situasi memaksa, pakan hijauan alangkah baiknya dikasih percikan minyak kelapa.

Pengobatan Penyakit Kembung Pada Kambing.

  • Sediakan minyak nabati seperti, minyak kelapa, minyak kedali, atau minyak sawit. Takaran 100-200 ml atau sekitar ½ gelas sampai 1 gelas, carannya dengan mencokoki minyak tersebut kedalam mulut melalui mulut samping.
  • Kambing dicekok 200 cc minuman bersoda seperti coca-cola atau sprite. Balur perut kambing dengan bawah merah yang telah dihaluskan, selanjutnya dicampur dengan minyak angin. Jika angin telah keluar melalui anus, kedua kaki kambing depan diangkat keatas, sambil sisi perut dijepit dengan kaki kita. Kita usahakan kambing selalu dalam keadaan berdiri dan mulutnya dalam keadaan terbuka, bisa ditaruh kayu dengan melintang.
  • Dengan mencokoki minuman 1 sachet/kemasan jamu anti masuk angin untuk manusia, diberikan minuman bersoda, kemudian mengoleskan minyak kayu putih.
  • Ini adalah bagian agak terlau ekstrem, yaitu dengan menusukan anus kambing, dengan tangkai daun papaya yang sudah dioleskan dengan minyak seprti minyak goreng, sehingga kambing tidak akan terluka. Selanjutnya, kedua sisi perut kambing dijepit, jadi gas nya akan keluar melalui tangkai daun papaya.
  • Memberikan obat, semacam antibiotic seperti panicilin yang kegunaannya untuk mengurangi jumlah bakteri penghasil gas dalam rumen sapi.
  • Seekor kambing bisa diberi 30—50ml Tymposol yang telah dicampur dan dilarutkan ke dalam 0,3—0,5 liter air.

About admin

Check Also

Pemanfaatan Rumput Ruzi Sebagai Pakan Ternak-1

Pemanfaatan Rumput Ruzi Sebagai Pakan Ternak

Pemanfaatan Rumput Ruzi Sebagai Pakan Ternak Rumput Brachiaria merupakan salah satu rumput padang penggembalaan yang …

One comment

  1. obat kambing kembung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *