Pelepah Sawit Sebagai Pakan Ternak Sapi

Pelepah sawit sebagai pakan ternak menjadi salah satu solusi untuk pengusaha peternakan, yang sangat sulit menyediakan sumber pakan berserat dan berprotein untuk ternaknya.  Hal ini dikarenakan semakin sempitnya tanah terbuka yang tersedia, ditambah laju pertumbuhan jumlah manusia yang cukup tinggi sehingga membutuhkan lahan untuk perumahan, dan petani pun lebih tertarik untuk menanam tanaman pangan kebutuhan manusia yang lebih berguna secara langsung.

Pelepash Sawit Sebagai Pakan TernakOleh karena itu, penggunaan pelepah sawit sebagai pakan ternak merupakan cara untuk menyelesaikan kekurangan pakan ternak kita seperti sapi, kambing, dan domba. Dengan menggunakan produk samping yang biasa kita pikir sebagai suatu sampah atau limbah perkebunan sawit, dengan demikian para peternak dapat mengintegrasikan usaha pekerbunan denga usaha peternakan.

Pakan yang dapat kita ambil sebagai pakan ternak di perkebunan sawit yaitu pelepah dan daun sawit. Umumnya pelepah daun sawit ini dipotong oleh petani sebelum buah dipanen. Kegiatan ini dikerjakan sebab letak tanda pelepah sawit berada pada celah-celahnya pelepah sawit. Perkiraan hasil limbah pelepah sawit beserta daunnya sangat banyak, jadi jika tidak kita gunakan tentunya akan mengotori lingkungan, di sisi lain, pelepah dan daun sawit bisa digunakan sebagai pakan ternak dan menjadi solusi bagi peternak sapi khususnya karena pakan hijauan yang sangat sulit untuk didapat.

Jika kita lihat dari nilai nutrisi yang di kandung  oleh limbah psawit ini, sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Dari hasil beberapa kajian dan hasil riset, menampilkan data bahwa limbah sawit memiliki nilai nutrisi yang berbeda yang berdasarkan tipe limbah sawit.  Bedasarkan penelitia juga limbah dari pelepah sawit mempunyai nilai protein yang rendah dan sebaknya memiliki serat kasar yang cukup tinggi. Bila kita langsung memberikan langsung pada ternak kita akan mengalami kekurangan nutrisi, sehingga petmbuhan dari ternak akan terganggu, oleh karena itu limbah pelepah sawit untuk pakan ternak ini perlu dioleh terlebih dahulu untuk meningkatkan mutu dan tingkat kecernaannya.

Nilai Kandungan Nutrisi Limbah Sawit:

No Limbah Sawit (%) Berat Kasar (%) Protein Kasar (%) Sarat Kasar (%)
1 Daun Tanpa Lidi 46,18 14,12 21,52
2 Pelepah 26,07 3,07 50,94
3 Lumpur Sawit 24,08 14,58 35,8
4 Bungkil 91,83 16,33 36,68
5 Serat Perasan 93,11 6,2 48,10
6 Tandan Kosong 92,10 3,27 47,93

Pelepah dan  daun kelapa sawit yang digunakan sebagai sumber atau pengganti pakan hijauan memiliki keterbatasan atau kendala  yaitu disebabkan karena adanya lidi pada pelepah daun sawit yang akan menyusahkan ternak dalam memakannya. Oleh karena itu, sebelum kita gunakan pelepah daun sawit ini perlu dipotong-potong halus yang bisa kita gunakan mesin chopper (mesin pencacah) sehingga lebih gampang dimakan ternak, dan  ternak kita tidak tertucuk mulutnya.

Pada saat pertama kali kita berikan pelepah sawit sebagai pekan ternak untuk peganti pakan hijauan, ternak terlihat tidak menyukainya pada tahap awal. Tetepi dengan menambah beberapa sumber kosentrat, ternak sapi mulai belajar memakan pelepah sawit secara pelan-pelan, selanjut dia akan menyukai dan mulai mengkonsumsinya.

Pertambahan Bobot Harian Badan Ternak Sapi

Pemberian pelepah daun sawit, bisa dimanfaatkan pada ternak hingga level atau tingkat 60%, dapat menunjukkan kenaikan berat badan ternak. Pada sapi peranakan ongole (PO) yan diberikan pelepah daun sawit, jerami padi, dan jerami jagung fermentasi menunjukkan pertambahan bobot badan hariannya sekitar 0,35- 0,45Kg/ekor/hari. Sedangkan pada jenis sapi Brahman pertambahan berat badan sapi berkisara antara 0,35-0,79Kg/ekor/hari.

Oleh karena itu, pelepah daun sawit sebagai pakan ternak sapi bisa menggantikan pakan hijauan. Tetapi dalam penggunaannya sebaiknya agar dicampur dengan pakan yang mempuyai protein tinggi(kosentrat) seperti pelepah daun sawit, hal ini dikarenakan nilai gizi dan kecernaannya yang rendah, eneri yang dihasilkan hanya bisa mencukupi kebutuhan hidup pokok, sedangkan untuk pertumbuhan, bunting dan laktasi dibutuhkan kosentrat sehingga kekurangan protein dan energy bisa terpenuhi

About admin

Check Also

Selamatkan Sapi Betina Produktif

Selamatkan Sapi Betina Produktif

Selamatkan Sapi Betina Produktif Sejak dua dekade terakhir ini, Indonesia mengimpor daging dan sapi bakalan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *