Home / Lebah Madu / Tanaman Pakan Lebah Madu | peternakankita.com

Tanaman Pakan Lebah Madu | peternakankita.com

Pada pemeliharaan lebah tidak dapat lepas dari dua unsur penunjang, yaitu pakan lebah madu ( beeforage ) dan air.

1. Tanaman Pakan Lebah Madu
Tanaman pakan lebah adalah semua jenis tanaman berbunga, yaitu tanaman hutan, tanaman pertanian, tanaman perkebunan, tanaman hortikultura dan tanaman liar. Di mana di dalamnya/padanya mengandung unsur-unsur nektar (madu), tepungsari (pollen), ekstrafloral dan propolis. Nektar bunga dihisap dengan mulutnya/belalai, sedang tepungsari bunga dikumpulkan dan dibawa ke sarang dengan melekatkan pada kakinya. Jenis tanaman perkebunan yang menghasilkan pakan disajikan pada tabel berikut ini :

pakan lebah madu

pakan lebah madu

Untuk menunjang/mendukung aktifitas perlebahan, tanaman pakan lebah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

a. Bunganya mengandung unsur-unsur nektar,-tepungsari, dan propolis yang mudah diambil oleh lebah.
b. Tanaman berbunga tersebut tersedia dalam jumlah yang banyak dan masih segar serta lokasi pemeliharaan lebah berada dekat/diantara sekitarnya.
c. Tanaman tersebut diharapkan beraneka jenisnya sehingga adanya pergiliran musim bunga dan tersedia sepanjang tahun.

pakan lebah madu 3

2. Nutrisi/Kualitas Pakan Lebah Pakan lebah yang berupa nektar dan pollen sangat berperan dalam menentukan kualitas koloni. Dan kualitas koloni yang baik akan menghasilkan panen yang tinggi. Simpanan nektar (madu) di sarang yang banyak akan merangsang pertumbuhan keluarga lebah yang baik, yaitu dalam membuat sarang baru juga dalam memproduksi telur. Sedangkan ketersediaan pollen di sarang yang cukup akan memberikan kualitas generasi lebah yang baik, kuat dan lama hidup yang relatif panjang. Manajemen koloni lebah sangat tergantung kepada keseimbangan pakan lebah tersebut, apabila salah satu atau keduanya komponen pakan lebah tidak tersedia atau sedikit maka akan terganggu kehidupan lebah, yaitu sebagai akibat lebah bisa hijrah, koloni mudah terserang hama/penyakit, lama harapan hidup lebah pendek dan organ tubuh lebah menjadi kurang lengkap. Adapun kegunaan dari masing-masing sumber pakan tersebut bagi lebah adalah :

a. Nektar Adalah suatu zat yang mempunyai susunan yang sangat komplek yang di hasilkan oleh kelenjar nektaria tanaman dalam bentuk larutan gula dengan konsentrasi yang bervariasi. Nektar yang berasal dari bunga (nektar flora) dan selain bunga (ekstra flora) terdapat pada batang, daun dan ranting, namun ada kalanya berasal dari embun madu (honey dew) yaitu cairan manis yang dikeluarkan oleh kutu tanaman (Aphid). Pada kondisi normal umumnya lebah madu hanya mengambil nektar flora, sedangkan ekstra flora diperlukan pada musim paceklik saja (bahan membangun sarang).

Dan biasanya musim paceklik ini yaitu pada saat musim kemarau panjang, dimana cuaca panas kering berangin, bunga akan rusak/tidak muncul sehingga nektar tidak dapat keluar/tidak ada. Serta pada saat musim hujan dimana nektar tersiram air hujan sehingga gula menjadi hanyut, keadaan ini tidak disukai lebah. Selanjutnya dengan melalui proses kimiawi dengan kelenjar ludah dan kelenjar makanan yang terdapat di kepalanya, nektar tersebut diubah menjadi sari madu. Adapun komponen utama nektar (madu) berupa gula (sukrosa, glukosa, dan fruktosa), dan komponen-komponen lain seperti protein, asam organik, vitamin, pigmen, enzim, mineral dan zat aroma.

b. Tepungsari (pollen) Adalah serbuk sari bunga yang diambil lebah dan dibawa ke sarangnya dengan dilekatkan pada kaki belakang, yang merupakan sumber gizi utama atau sumber protein (lauk pauk). Tepungsari sangat dibutuhkan oleh kehidupan lebah yaitu untuk pertumbuhan, perkembangbiakan, dan perkembangan koloni. Serta sebagai bahan utama untuk royal jelly.

3. Komposisi Tanaman Pakan Lebah
Dalam pengusahaan/pemeliharaan lebah daya dukung pakan lebah pada suatu area memegang peranan penting untuk mencapai keberhasilannya, baik dari segi produksi maupun dalam mempertahankan populasi atau mencegah terjadinya hijrah. Hal ini perlu mendapat perhatian mengenai komposisi jenis tanaman penghasil nektar dan pollen agar selalu tersedia sepanjang tahun dan dalam keadaan seimbang yaitu 60% nektar dan 40% pollen (M. Chandra, Surabaya 1994), karena dengan tidak tersedianya kedua jenis pakan tersebut atau salah satu diantaranya maka kondisi pemeliharaan/pengusahaan lebah tidak mencapai apa yang menjadi harapan.

Sukses perlebahan adalah cukup tersedianya sumber protein pengusahaan (pollen) dan nektar pada suatu lokasi apiari. Dalam menentukan lokasi apiari untuk menempatkan stup-stup pemeliharaan kiranya perlu melakukan pendataan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman penghasil nektar dan pollen. umur tanaman, kepadatan tanaman serta kesuburannya. Kondisi lokasi apiari sangat erat kaitannya dengan penempatan jumlah stup pemeliharaan persatuan luasnya (Ha), dimaksudkan untuk mencapai kondisi optimal daya dukung apiari terhadap jumlah stup yang ada.

Keadaan jumlah koloni (stup) yang terlalu banyak dalam satu hektarnya menyebabkan terjadinya kompetisi didalam mencari pakan sehingga menyebabkan turunnya produksi atau terganggunya keseimbangan populasi lebah dan dimungkinkan lebah hijrah.

Sumoprastowo dan Soprapto (1987, 1990) memberikan contoh untuk daya dukung tersebut, yaitu bahwa, I Ha kebun mentimun mampu memelihara sejumlah 3 buah stup lebah, I Ha bunga matahari untuk 6 buah stup, 1 Ha kebun kelapa untuk 25 stup dan I Ha kebun kopi mampu 100 stup lebah.

5. Pengkayaan Tanaman Pakan Lebah Untuk mendukung tersedianya pakan lebah yang menghasilkan nektar dan pollen sepanjang tahun pada suatu lokasi pemeliharaan, perlu diambil langkah-langkah pendataan jenis tanaman pakan lebah yang ada, dan selanjutnya dirasa perlu untuk melakukan pengkayaan jenis tanaman sesuai dengan kondisi ruang dan iklim dari keadaan lokasi tersebut.

About admin

Check Also

siklus hidup lebah madu

Siklus Hidup Lebah Madu

¬†Siklus Hidup Lebah Madu Pada masa perkawinan (3-7 hari) lebah ratu akan dibuahi oleh lebah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *