Menentukan Tujuan Beternak Kambing PE

Apabila tujuan beternak kambing PE hanya berpaku pada hasil perahan susu, tentu harga atau nilai pengadaan bibit akan lebih menjadi lebih murah, ada 2 (dua) macam kambing PE yang bisa dijadikan sebagai perahan susu:

1. Jika memilih kambing peranakan etawa kepala coklat badan putih atau coklat seluruhnya, kecendurungan kambing PE seperti ini terbatas pada pemenuhan kebutuhan perahan susu, daging, dan pupuk, kambing dengan tampilan seperti itu tidak untuk dalam perlombaan karena hanya dipandang sebelah mata oleh juri dan penggemar kambing PE. Selain itu juga, kita akan kesulitan untuk mengawinkan indukan kambing PE seperti ini, karena peternak yang mempunyai pejantan kepala hitam akan menolak. Hal ini sudah menjadi komitmen (perjanjian yang tidak tertulis) para peternak, kecuali kita mempunyai penjantan sendiri maka tidak akan mengalami kesulitan mengawinkan. Yang menadi alasan penolakan mengawinkan tersebu antara lain:

  • Anak yang dihasilkan akan membawa gen induknya yang berkepala cokelat walaupun pejantan yang mengawininya berkepala hitam, Hal tersebut akan merusak keturunan yang diharapkan meskipun anakan yang lahir mempunyai karakteristik yang diisyaratkan sebagai kambin PE yng berkualitas.
  • Bila anakan yang dilahirkan merupakan betina berkepala hitam badan putih, kemudian tumbuh besar dan siap dikawainkan maka tidak menutup kemungkinan akan melahirkan kepala coklat kembali. Dengan memperhatikan keadaan yang seperti ini menjadi kurang produktif bagi peternak pemula. Tentu akan sangat mengecewakan jika setelah 5 bulan (145 -150 hari) berharap banyak ternyata anak yang lahir berkepala coklat. Peternak pemula mungkin akan kehilangan semangat karenanya.

Tujuan beternak kambing PE

  • Intinya,kambing peranakan etawa kepala cokalat dikawinkan dengan pejantan kepala coklat , sedangkan peranakan etawa hitam dikawinkan dengan pejantan kepala hitam. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kualitasnya.

2. Bila memilih kambing peranakan etawa kepala hitam putih, wlaupun bibit yang dibeli dengan kualitas kelas C atau D, nilai ekonomisnya akan menjadi lebih luas dan tinggi. Perahan susu, daging, dan pupuk organik yang dihasilkan pasti sama.

Tidak menutup kemungkinan bila peranakan etawa seperti ini akan menghasilkan anakan yang berkualitas super jika dikawinkan dengan pejantan super karena gen terbesar pada kambing peranakan etawa terdapat pada pejantannya (70%-80%). Hal ini sangat mengutungkan karena bisa menjadi modal peternak untuk mengikuti perlombaan dan jika menang bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak Tidak menutup kemungkinan masih aka nada rezeki kejutan dari harga anakan pemenang lomba yang melambung tinggi, bahkan melebihi harga sapi dewasa.

Untuk itu, berhati hatilah jika membeli kambing peranakan etawa di pasar, terlebih kambing yang ditawarkan dalam keadaan bunting karena pejantan dan sisilahnya tidak jelas. Sebaiknya belilah kambing pada peternaknya langsun, terutama pada peternk yang mau memasarkan kembali.
Apabila tujuan beternak kambing PE adalah “breeding” atau kambing PE yang berkualitas, tentu dana yang dikeluarkan untuk ivestasi penggadaan bibit unggul sangat besar. Bagi pemodal yang mempunyai dana lebih tidak akan menjadi masalah, namu sebalikknya pemodal yang mempunyai dana pas pas-pasan tentu harus memperhatikan dengan cermat dan bijaksana.

About admin

Check Also

Cara Murah Beternak Kambing

Cara Murah Beternak Kambing Dan Domba

Cara Murah Beternak Kambing Dan Domba : Belajar Beternak Dari Pengalaman Peternak Lain Anda kemungkinan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *