Manfaat Black Soldier Fly Sebagai Pakan Ternak

Manfaat Black Soldier Fly Sebagai Pakan Ternak

Pemanfaatan tepung BSF sebagai pakan pada unggas dipelajari lebih intensif. Elwert et al. (2010) menguji efektivitas tepung BSF dalam meningkatkan bobot badan ayam pedaging dibandingkan dengan pakan yang mengandung tepung ikan. Bobot badan ayam pada fase starter dan grower tidak berbeda nyata antara kelompok yang diberi pakan yang mengandung tepung BSF dengan kelompok yang diberi tepung ikan. Bukti ini mengindikasikan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung BSF akan memberikan hasil yang sama, tetapi secara operasional lebih ekonomis. Maurer et al. (2016) menyatakan bahwa substitusi tepung kedelai secara sebagian atau menyeluruh dengan tepung BSF tidak mempengaruhi asupan pakan, performans telur, bobot telur dan efisiensi pakan pada ayam petelur jika dibandingkan dengan pemberian pakan standar.

Manfaat Black Soldier Fly Sebagai Pakan Ternak

Studi lain juga diuji pada burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) dengan cara mengganti tepung ikan dengan tepung BSF, termasuk melakukan beberapa kombinasi tepung ikan dan tepung BSF dengan persentase yang berbeda (Widjastuti et al. 2014). Substitusi 50-75% tepung ikan dengan tepung BSF memberikan respon yang positif terhadap produksi dan bobot telur puyuh, tingkat konsumsi pakan serta konversi pakan. Hal ini dapat dipahami karena tepung BSF memiliki protein dengan karakteristik asam amino yang relatif sama dengan tepung ikan (Newton et al. 2005).

ANALISIS EKONOMI BLACK SOLDIER FLY

Dibandingkan dengan harga tepung larva lalat hijau (Calliphoridae), harga tepung larva BSF relatif lebih mahal, tetapi lebih murah jika dibandingkan dengan tepung ikan. Harga tepung larva lalat hijau dilaporkan berkisar Rp. 1.500 sampai Rp. 2.000 per kilogram, sedangkan tepung ikan lokal berkisar Rp. 12.000 per kilogram dan tepung ikan impor mencapai Rp. 15.000 per kilogram (Hadadi et al. 2007).

Rachmawati et al. (2010) menyebutkan bahwa harga pelet berbasis larva BSF yang diproduksi di daerah Sungai Gelam (Jambi) adalah Rp. 3.500 per kilogram dengan harga bungkil kelapa sawit berkisar Rp. 1.200 per kilogram. Harga ini lebih murah dibandingkan dengan harga pelet komersial yang mencapai Rp 7.000-10.000 per kilogram sehingga secara ekonomis cukup menguntungkan bagi peternak. Harga yang sama juga dilaporkan oleh Fahmi (2010) yaitu Rp. 2.000 per kilogram untuk prepupa BSF yang dijual ke unit pembuatan pakan, selanjutnya dijual kembali dalam bentuk pelet dengan harga Rp. 3.500 per kilogram.

Upaya pencarian sumber protein alternatif tidak akan berarti jika bahan bakunya tidak dapat diproduksi secara massal, baik dalam skala petani maupun industri. Media perkembangan larva BSF yang berbasis limbah organik merupakan faktor yang penting dalam proses produksi, karena tidak berkompetisi dengan kebutuhan manusia sehingga tidak menjadi pesaing dalam pemanfataannya seperti penggunaan tepung ikan maupun tepung kedelai. Oleh karena itu, lokasi budidaya larva BSF sebaiknya berdekatan dengan sumber limbah organik sehingga keberlangsungan budidaya larva ini sebagai sumber protein alternatif pakan ternak dapat berjalan berkesinambungan, termasuk menjaga kestabilan harga yang mudah dijangkau oleh para peternak.

Artikel: Manfaat Black Soldier Fly Sebagai Pakan Ternak

About admin

Check Also

maggot bsf sebagai pakan ternak

Maggot BSF sebagai pakan ternak

Maggot bsf sebagai pakan ternak: Penyediaan pakan ternak yang berkualitas adalah salah satu faktor penentu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *