Kawin Suntik Pada Ternak Sapi

Jumlah yang terbatas sapi pejantan unggul di Indonesia  adalah persoalan dalam usaha  meningkatkan jumlahi bibit sapi unggul untuk memenuhi kebutuhan daging yang masih belum mencukupi di dalam negeri. Mutu dan kuantitas produk budidaya ternak sapi sangat dipengaruhi pada mutu  bibit yang digunakan, sehingga pemerintah perlu mengambil kebijakan yang tepat untuk membangun dan meningkatkan perbibitan sapi nasional.

Kawin Suntik Pada Ternak Sapi

Kebijakan di bidang pembibitan tersebut harus bisa mendorong kemajuan di bidang industri pembibitan di Negara kita, sehingga peternak terjamin dalam memperoleh bibit unggul secara berkelanjutan sesuai jumlah, jenis dan kualitas genetik yang diperlukan. Cara yang biasa dilakukan peternak  yatu  dengan menggunakan cara kawinsuntik atau inseminasi buatan. Sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan pendapatan petani,  dan sebagai sumber komoditas hasil peternakan.

Apa itu Kawin Suntik Pada Ternak Sapi?

Inseminasi buatan merupakan suatu alat yang ampuh yang bisa diciptakan oleh manusia untuk meningkatkan jumlah dan produksi ternak secara kuantitatif dan kualitatif. Menurut Mozzes R. (1977), inseminasi buatan adalah terjemahan dari Artificial Insemination (Inggris). Artificial artinya tiruan atau buatan, Inseminnation artinya pemasukan, penyampaian, disposisi. Sedangkan semen merupakan cairan yang mengandung sel sel kelamin jantan yang dikeluarkan melalui pen**s pada saat kopulasi. Jadi arti inseminasi buatan yaitu pemasukan semen kedalam kelamin betina dengan memakai alat-alat buatan manusia, jadi bukan secara alami.

Kapan Waktunya Peternak Melaporkan Kepada Petugas Untuk Kawin Suntik Pada Ternak Sapi

  • Jika masa birahi dimulai sebelum jam 9 pagi, perkawinan bisa dilaksanakan pada siang hari sesudah jam 12 siang.
  • Jika birahi dimulai antara jam 9 pagi sampai dengan jam 12 siang, maka kawinkan sesudah jam 5 sore.
  • Jika mulai tampak pada sore hari, kawinkan pada pagi hari esoknya.
  • Jika ternak yang telah dikawinkan masih memperlihatkan tanda birahi pada periode birahi berikutnya supaya dikawinkan lagi.

Bagaimana Peternak Mengetahui Sapi Betina Birahi

Mempunyai cirri ciri sebagai berikut :

  • Selalu ribut dan gelisah dan mencoba menaiki temannya.
  • Alat kelaminnya kelihatan membesar, kemerahan, hangat dan mengeluarkan lendir.
  • Nafsu makan menurun.
  • Sapi kurang istirahat.
  • Ada cairan tak berwarna pada vulva.
  • Sapi berdiri mendekat dengan sapi yang lain untuk dinaiki.

Jenis Sapi Unggul Yang Bisa Disuntik Untuk Menghasilkan Sapi Unggul

  • Sapi Bali
  • Sapi unggul Brahman dari India
  • Sapi unggul Simental dan Limousin dari Eropa
  • Sapi unggul Perah Frishian Holland dari Belanda

Sapi hasil kawin suntik atau Imseminasi Buatan adalah keturunan sapi jantan unggul sehingga jika dipelihara akan menjadi cepat besar, atau pertuumbuhan bobot badan harian yang tinggi dan jika dijual harganya pun mahal.

Keuntungan Mengawinkan Sapi Dengan Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik

  1. Meningkatkan angka kelahiran sapi, sehingga Jumlah atau populasi ternak terutama sapi lebih cepat berkembang.
  2. Memperbaiki kualitas genetik (perbaikan secara kualitatif dari sapi lokal).
  3. Penghematan dalam penggunaan pejantan pemacek.
  4. Terbukanya kesempatan untuk menggunakan bibit pejantan unggul secara lebih luas dan dalam jangka waktu yang lebih lama.
  5. Menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan.
  6. Bisa mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik.
  7. Mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding).
  8. Dengan peralatan dan teknologi yang baik ****** dapat disimpan lama.
  9. Semen beku masih bisa dipakai untuk beberapa tahun, sekalipun pejantannya telah mati.
  10. Menghindari kecelakaan yang terjadi pada saat perkawinan karena pejantan terlalu besar.
  11. Menghindari ternak dari penularan penyakit karena hubungan intim.

Berukut ini adalah Kerugian dari IB / Kawin Suntik Pada Ternak Sapi

  1. Jika identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tepat maka tidak akan terjadi kebuntingan;
  2. Akan terjadi kesulitan kelahiran (distokia), jika semen beku yang digunakan berasal dari pejantan dengan breed/turunan yang besar dan diinseminasikan pada sapi betina keturunan/breed kecil;
  3.  Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama;
  4. Bisa mengakibatkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test).

Ada Beberapa hal yang sangat menentukan dalam pelaksanaan inseminasi buatan atau kawin suntik adalah :

  • Perhatian peternak terhadap ternaknya pada saat ternaknya birahi serta tepat waktu dalam pelaporan birahi kepada petugas IB
  • Ternak yang akan diinseminasi buatan itu sendiri.
  • Ketepatan pada pelaksanaan inseminasi buatan oleh petugas (Inseminator).
  • Bibit dan peralatan yang digunakan.

Soucer: Suryani, SST (Dari berbagai sumber)

BPTP Lampung

About admin

Check Also

pemberian pakan pada sapi

Pemberian Pakan Pada Sapi

Pemberian Pakan Pada Sapi Pakan yang diberikan kepada ternak sebaiknya pakan yang masih segar (fresh). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *